Mengharukan, Wanita Ini Melahirkan di Dalam Pesawat. Bayi Mungil pun Lahir dengan Selamat!

shares |


Kita tak pernah bisa memilih oleh siapa kita dilahirkan. Oleh orang mana, atau orang seperti apa. Pun, kita tak bisa memilih pula di manakah kita akan dilahirkan. Bisa di rumah sakit, puskesmas, rumah, atau malah di dalam mobil. Tapi kalau lahirnya di dalam pesawat, wah ini baru kisah luar biasa. Sungguh merupakan kejadian langka.

Seperti yang dialami oleh seorang perempuan bernama Nafi Diaby yang harus melahirkan anaknya di dalam pesawat Turkish Airlines pada Sabtu (8/4). Bagaimana kronologis ceritanya, yuk simak sama-sama.

Nafi Diaby tengah hamil 28 minggu ketika menaiki pesawat Turkish Airlines jurusan Canabry, Guinea ke Istanbul Turki. Ia tak menyangka bakal melahirkan secepat itu…

Usia 28 minggu kehamilan sebenarnya masih jauh dari kehamilan normal yang berkisar di angka 36 minggu. Namun itulah yang terjadi pada Nafy Diaby ketika sedang naik pesawat ke Istanbul. Ketubannya pecah dan ia akan segera melahirkan. Sontak, kru pesawat dan juga penumpang membantu persalinan wanita ini. Dan bayi mungil Nafi Diaby ini pun lahir dengan selamat di dalam pesawat. Mengharukan sekali ya.

Satu hal yang patut diapresiasi adalah cepatnya awak kabin Turkish Airlines menangani persalinan tersebut. Penumpang pun tak ketinggalan ikut membantu…

“Kru kabin menyadari bahwa penumpang perempuan bernama Nafi Diaby yang hamil 28 minggu tiba-tiba merasakan sakit luar biasa. Rupanya, ketubannya pecah dan bayi yang ia kandung akan keluar. Kru kabin segera merespons menolong kelahiran seorang bayi di atas pesawat,” kata Turkish Airlines.

Berada di ketinggian 12.800 meter, jelas melahirkan bukan perkara yang sederhana. Jangankan di pesawat, di rumah sakit saja kadang terasa sulit. Tentu saja di pesawat tak ada tenaga medis. Namun dengan kesigapan awak kabin dan juga dibantu para penumpang, Nafi Diaby bisa melakukan proses persalinan dengan selamat. Bayi yang dilahirkan, meskipun prematur, juga kondisinya sehat. Pesawat ini pun transit di Burkina Faso dan mengirimkan ibu dan anak ini ke rumah sakit. Luar biasa ya perjuangan mereka. Baik ibu si jabang bayi dan juga para kru Turkish Airlines.

Nah, yang jadi persoalan, di manakah tempat lahirnya bayi ini? Dia ‘kan berada di atas pesawat yang entah di atas negara mana. Dia bakal dapat warga negara mana ya?

Persoalan ini bisa jadi polemik di kemudian hari lho. Negara mana yang akan memberi bayi bernama Kadiju ini kewarganegaraan? Negara asal orangtuanya, negara yang sedang dilewati pesawat ketika lahir, negara tempat ia dirawat ketika turun dari pesawat, atau negara asal maskapai? Rumit ‘kan?

Jawabannya memang belum dipastikan kewarganegaraan si anak. Namun PBB mempertimbangkan kewarganegaraan si bayi Kadiju disesuaikan dengan asal negara maskapai, yaitu Turki. Hal ini tentu akan jadi pembahasan menarik ke depannya. Negara manakah yang akan memberikannya kewarganegaraan. Hmm, patut ditunggu nih.

Kisah melahirkan di dalam pesawat ini bukan kasus pertama ya. Pada tahun 2012 lalu, seorang perempuan bernama Suryani melahirkan anaknya di dalam pesawat Lion Air. Si bayi pun diberi nama Lion. Kemudian pada tahun 2015, seorang bayi bernama Chloe juga lahir di dalam pesawat, tepat di atas negara Kanada. Waktu itu terjadi perdebatan layak tidaknya Chloe mendapat kewarganegaraan Kanada.

Sehat-sehat ya, Nak. Mungkin memang masa depanmu adalah seorang traveler. Hehehe.

Sumber; http://www.hipwee.com/travel/mengharukan-bayi-mungil-ini-lahir-di-dalam-pesawat-kru-dan-penumpang-ikut-membantu-kelahirannya/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment