Inilah yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Tinggal dengan Mertua. Nggak Mau ‘kan Ada Konflik Setelahnya?

shares |


Memutuskan akan tinggal di mana setelah menikah menjadi hal yang cukup rumit kalau kamu dan pasangan sama-sama belum punya tempat tinggal sendiri. Mengontrak rumah jadi salah satu solusi yang paling banyak dipilih. Mereka berujar, belajar mandiri dimulai dari hidup satu atap berdua, menjalani semuanya dari nol bersama-sama. Sebagian lainnya tetap menjadikan rumah orangtua sebagai tempat singgah sementara, sampai kondisi memungkinkan untuk kemudian keluar dan punya rumah sendiri.

Tapi, menjalani pilihan terakhir juga gampang-gampang susah. Tinggal serumah dengan mertua cukup jadi momok dan merupakan hal yang mengerikan bagi sebagian orang. Jika memang pilihan tersebut yang akhirnya disepakati, ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan secara mental agar nantinya hubunganmu dengan mertua tetap berjalan manis. Hipwee akan menjabarkannya untukmu. Cekidot ya!

1. Adaptasi, tak hanya menjadi istri, tapi juga dengan suami dan mertua sekaligus

Setelah menikah, kamu harus mempunyai kemampuan adaptasi yang baik. Tak hanya beradaptasi menjadi seorang istri, tapi juga dengan suami dan juga mertua sekaligus. Kamu dan mertua sama-sama orang asing yang kemudian disatukan dalam ikatan keluarga karena pernikahan dan secara tiba-tiba tinggal satu rumah. Mungkin akan terasa berat di awal. Kamu perlu membiasakan diri tentang bagaimana peraturan dan kebiasaan di rumah mertua kelak. Tapi, tenang saja, semuanya akan bisa karena terbiasa.

2. Jangan jadi pemalas kalau nggak mau dianggap tidak cepat tanggap. Ingat, ini bukan rumahmu sendiri

Meski keluarga pasangan akhirnya jadi keluargamu juga, pun dengan mertua yang kemudian jadi orangtuamu juga, tinggal di rumah mertua tentu saja tetap berbeda jika dibanding tinggal di rumah sendiri. Saat kamu hanya di kamar saja seharian, atau cucian piring yang menumpuk tak segera dibersihkan, rasanya semua gerak-gerik jadi hal yang diperhatikan. Meski itu hal sepele, tapi jangan sampai mertua menjadi punya penilaian berbeda setelah melihat kebiasaanmu sehari-hari. Tunjukkan perubahan positif setelah menikah dengan lebih rajin dan juga cepat tanggap, terutama untuk urusan rumah.

3. Bicarakan baik-baik dengan pasangan bahwa sebagai suami-istri kalian tetap ingin mendapatkan privasi

Namanya juga tinggal serumah. Mau disembunyikan serapi apapun, kalau sedang ada masalah pasti mertua akan mengetahuinya juga. Bicarakan baik-baik dengan pasangan tentang hal ini, dan katakan padanya bahwa apapun yang sedang dihadapai, sebagai pasangan suami-istri kalian tetap ingin punya privasi sendiri. Jadi, tak ada lagi campur tangan mertua.

4. Mertua yang suka menyuruh bukan berarti memanfaatkan, kadang mereka begitu justru karena sudah sangat dekat denganmu

Awalnya kamu pasti akan mengira kalau mertua yang suka menyuruh itu adalah mertua yang cuma memanfaatkan kehadiranmu di rumahnya. Tapi, ada baiknya kamu tepis anggapan itu karena mertua yang suka nyuruh-nyuruh itu justru karena merasa sudah sangat dekat denganmu, makanya mereka merasa tepat jika meminta tolong padamu. Lagian, itung-itung menabung pahala juga melaksanakan perintah orang tua.

5. Kecemburuan antara kamu dengan mertua terhadap pasangan jadi hal yang tak bisa dihindari. Serba sulit!

Ternyata, mertua punya rasa cemburu juga lho karena anaknya sudah punya pasangan sendiri. Cemburunya bukan tanpa alasan, mereka cuma takut saja kalau anaknya tak lagi memperhatikan orang tuanya karena sudah punya suami/istri. Maka dari itu, sekeras mungkin mereka akan berusaha mencari waktu untuk dihabiskan dengan anaknya. Atau, mertua yang tidak mau tertandingi olehmu akan sering mencari perhatian pasanganmu. Mulai dari minta diantarkan ke suatu tempa saat hari libur atau minta ditemani ke suatu acara. Untuk masalah yang satu ini, bicarakan baik-baik dengan pasangan, bukan malah disimpan sendiri. Karena jika tidak, nantinya malah akan jadi polemik besar yang dimulai dari hal sepele.

Banyak orang memang menganggap tinggal dengan mertua jadi hal yang kalau bisa jangan sampai terjadi. Tapi , mertua merupakan orangtuamu juga saat ini. Hormatilah ia sebagaimana kamu menghormati orangtuamu sendiri. Jaga sikap dan bangun hubungan yang baik dengan mertua, sehingga mereka juga akan melakukan hal yang sama terhadapmu.

Sumber; http://www.hipwee.com/wedding/inilah-yang-harus-kamu-siapkan-sebelum-tinggal-dengan-mertua-nggak-mau-kan-ada-konflik-setelahnya/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment