Di Jepang, Cowok Cantik Jadi Pujaan Kaum Hawa, Beda Cerita dengan di Indonesia yang Justru Dibully

shares |


Penggemar komik dan manga mungkin sudah nggak asing dengan istilah bishounen. Bishounen biasanya digunakan untuk menyebut karakter cowok yang memiliki wajah cantik dan penampilan feminin, bahkan terkadang lebih cantik dari karakter-karakter cewek. Yang bikin heran adalah, cowok begini justru jadi idola para cewek, lho di Jepang. Sekarang ini, bishounen nggak hanya eksis di dunia fiksi, tapi bertebaran di dunia nyata. Para cewek pun makin kegirangan.

Beda cerita dengan di Indonesia dimana cowok yang punya penampilan cantik atau feminin jelas bakal dijadikan bahan bully, cowok bishounen Jepang justru bikin cewek luluh. Mungkin ini karena pengaruh budaya kita juga ya boys. Standar maskulin di Indonesia dan di Jepang juga jauh berbeda. Tapi nggak bisa dimungkiri, banyak cewek-cewek Indonesia yang juga suka banget sama karakter bishounen. Kok bisa gitu ya?

Nggak hanya di dunia fiksi, bishounen juga ada di dunia nyata. Dan, mereka memiliki banyak penggemar!

Meskipun pertama dikenali melalui cerita anime atau komik, nyatanya style bishounen ini juga direalisasikan dalam kehidupan nyata, ,lho. Banyak pemuda-pemuda Jepang, Korea, dan Asia Timur lainnya yang bisa dibilang sebagai bishounen. Kalau di Korea Selatan, bishounen ini hampir sama dengan flower boys. Cewek-cewek pun menyambutnya dengan baik, mereka tetap aja menggandrungi cowok dengan konsep seperti ini. Kalau kamu mau coba jadi a la bishounen boleh aja sih boys, tapi pertimbangkan lagi. Karena salah-salah dikit kamu bukannya jadi idola tapi malah dibilang alay, gay, dan mungkin saja membuat teman-temanmu jadi geli. Hati-hati, ya! 😀

Sebenernya apa sih bishounen itu? Sama nggak sih sama yang biasa kita panggil “bencong”?

Kata bishounen ini sebenernya berasal dari kata bi menjelaskan bijin atau yang berarti kecantikan dan shounen yang berarti laki-laki. Sehingga bishounen bisa juga diartikan sebagi cowok yang cantik. Sebenarnya istilah bishounen ini digunakan untuk menggambarkan cowok yang memiliki penampilan feminin dan cantik. Bukan sembarang cowok juga sih, tapi kebanyakan yang bisa diklasifikasikan sebagai bishounen ini adalah cowok-cowok Jepang dan Asia Timur dengan warna kulit cerah, bersih, dan punya sikap lembut.

Bishounen justru populer diantara para cewek, bukan para cowok homoseksual. Digandrungi cewek nggak melulu harus maskulin dan tampan.

Awalnya kalian para cowok mungkin mengira ‘segmentasi’ bishounen ini diperuntukkan buat para cowok yang suka cowok. Tapi ternyata nggak sama sekali. Cowok bishounen justru digandrungi para fan girls. Bahkan antara cewek-cewek yang mendewakan si bishounen banyak yang kalah cantik dengan si bishounen itu sendiri.

Cowok yang dimaksud bener-bener cowok tulen lho boys. Karena karakter-karakter yang digambarkan sebagai bishounen ini adalah cowok dengan karakter macho, hobi olahraga, pintar bela diri, sangat pintar, bahkan humoris. Bishounen dalam komik juga biasanya adalah karakter protagonis yang sering kali jadi pahlawan buat tokoh utama. Sebenernya ini fenomena sosial yang langka, banyak teori yang menduga bahwa ini adalah jenis baru dari ketertarikan gender, dimana konsep atraktif bagi cewek nggak selalu digambarkan sebagai seorang yang maskulin dan tampan.

Kalau melihat sejarahnya, istilah bishounen memang digunakan untuk homoseksual. Tapi sekarang justru kebalikannya.

Pertunjukan teater Kabuki

Nggak bisa dimungkiri, awalnya istilah bishounen ini digunakan untuk menggambarkan remaja laki-laki yang memiliki kecenderungan homoseksual dalam teater Kabuki. Istilah ini sangat populer di Meji Era atau antara tahun 1868-1912. Namun perkembangan budaya pop membuat istilah bishounen ini justru tidak digunakan untuk homoseksual saja, melainkan untuk cowok-cowok cantik di karakter manga. Makin kesini, bishounen sudah tidak dikaitkan dengan homoseksual. Bahkan kebanyakan bishounen digambarkan sebagai cowok normal yang hampir selalu dapet happy ending dan jadian dengan karakter utama cewek.

Populernya bishounen di kalangan fan girls sedikit banyak adalah berkat salah satu agensi talenta Jepang yang sangat terkenal yaitu Johnny & Associates. Johnny & Associates khusus membina talenta cowok-cowok Jepang dan mendidik mereka jadi penyanyi, aktor, bahkan bintang iklan. Semua anak binaan Johnny & Associates ini bisa dibilang bishounen. Pada masa kejayaannya hingga sekarang, Johnny & Associates sukses melahirkan ratusan cowok berbakat dengan konsep bishounen. Mungkin inilah yang menyebabkan bishounen jadi sangat populer dan familiar.

Sebenarnya kembali ke budaya kita masing-masing boys. Kadang terasa nggak adil sih kalau melihat cowok yang ditakdirkan ganteng mau dijadikan feminin ataupun macho mereka tetep kelihatan ganteng. Tapi toh kualitas hidup seseorang nggak melulu dinilai dari penampilan, kan?

Sumber; http://www.hipwee.com/hiburan/cowok/di-jepang-cowok-cantik-jadi-pujaan-kaum-hawa-beda-cerita-dengan-di-indonesia-yang-justru-dibully/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment