8 Ciri-ciri Lowongan Kerja Bodong. Tawarannya Menggiurkan Tapi Isinya Omong Kosong

shares |


Zaman sekarang, persaingan dalam mencari pekerjaan sangatlah ketat. Hal ini kerap dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan dengan menipu para pencari kerja-yang-sudah putus asa. Keuntungan paling mudah yang bisa didapatkan adalah data dan informasi korban, bisa berupa nomor HP ataupun alamat email. Kemudian data dan informasi tersebut akan dijual kepada pengepul untuk dijadikan ladang iklan atau target pemasaran. Jadi, jangan heran jika kamu kerap mendapat SMS atau email berupa iklan atau ajakan-ajakan tertentu dari pengirim yang nggak jelas. Adalah bonus jika si penipu sampai mendapatkan uang langsung darimu yang mau saja dikelabui.

Nah, agar nggak terperosok ke dalam jerat penipuan berkedok lowongan kerja, baiknya kamu teliti dulu hal-hal ini sebagai bahan pertimbangan. Yuk, cek bareng Hipwee Sukses!

1. Menggunakan domain email gratisan yang alamatnya punya kemiripan dengan email asli perusahaan yang terkait

Oknum penipu biasanya membuat lowongan kerja fiktif dengan membuat sebuah email. Biasanya, mereka memanfaatkan domain gratisan seperti @yahoo, @gmail, atau @hotmail, dan lain sebagainya. Padahal seharusnya memakai email perusahaan misalnya nama perusahaan@.com, nama@.co.id dan domain terpercaya lainnya. Nah, yang sering membuat banyak orang terkecoh, si penipu membuat email gratisan dengan memiripkan nama perusahaan yang akan dijadikan target penipuannya. Beberapa orang mungkin dapat membedakan mana email abal-abal dan mana email asli perusahaan.

2. Mencantumkan website perusahaan besar yang lagi-lagi gratisan, atau bahkan nggak ada sama-sekali

Para penipu kerap mencantumkan website dengan CMS weebly, wordpress.com, blogspot.com atau blog gratisan lainnya sebagai alamat website perusahaan abal-abalnya. Biar lebih meyakinkan, nggak jarang mereka mencatut nama perusahaan besar juga. Memang, perusahaan besar biasanya mempunyai situs resmi atau media sosial yang menjelaskan profil dan kegiatan perusahaan tersebut. Namun, kebanyakan situsnya menggunakan akhiran .go.id, ac.id, .or.id dan .co.id tanpa embel-embel lainnya. Lagipula, perusahaan besar biasanya memiliki recruitment center sendiri secara online. Misalnya saja, Pertamina memiliki http://recruitment.pertamina.com dan nggak ada rekrutmen lain di luar itu.

3. Jika iklan lowongan kerja palsu diedarkan lewat SMS, biasanya respon si penipu sangat cepat dan buru-buru mengundang interview

Hindari mengirim SMS ke nomor apapun yang ada di dalam website abal-abal, karena nggak ada perusahaan apapun yang menerima pelamar pekerjaan hanya dengan menggunakan SMS. Apalagi jika formatnya ditulis seperti ini: #hrd#operator produksi#20 tahun # kirim ke 123456. Pun jika kamu tiba-tiba mendapat SMS terkait penerimaan kerja, coba ingat terlebih dahulu, apakah kamu pernah melamar pekerjaan di perusahaan tersebut? Biasanya, responnya juga sangat cepat yang isinya panggilan interview, padahal kebanyakan perusahaan akan mengharuskan pelamar untuk mengirimkan berkas lamaran terlebih dahulu. Coba dulu cek validasi kontak perusahaan dengan meng-email ke perusahaan terkait untuk mempertanyakan tentang keaslian SMS tersebut, ya!

4. Modus lainnya adalah melakukan telepon langsung dan menyampaikan bahwa mereka telah mengirimkan email atau SMS dan minta untuk segera ditindaklanjuti

Banyak para pencari kerja yang terkecoh dengan modus ini, karena bisa jadi mereka merasa dihargai atau diperhitungkan kemampuannya oleh perusahaan yang bersangkutan. Hal yang paling patut dicurigai adalah ketika nomor yang menghubungi adalah nomor seluler dan kemudian memintamu untuk segera menghubungi nomor lain untuk konfirmasi lowongan tersebut. Adalah sangat aneh apabila sebuah perusahaan besar menyelenggarakan lowongan, tapi nomor telepon yang bisa dihubungi adalah nomor seluler dan bukan nomor fixed-phone resmi dari perusahaan tersebut. Baiknya cek dulu validasi kontak perusahaannya, ya!

5. Biasanya, penipu juga mencantumkan gambar atau foto karyawan atau segala yang terkait dengan perusahaan untuk meyakinkan korbannya

Bukan nggak mungkin, penipu memublikasikan foto karyawan atau foto acara perusahaan yang merupakan hasil comot asal-asalan dari google atau mungkin memanipulasi gambar tersebut dengan mengeditnya di komputer. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan korban agar mau terbujuk dengan lowongan tersebut. Meskipun ada beberapa perusahaan yang juga mencantumkan foto karyawannya di website resmi, kamu harus tetap berhati-hati, ya!

6. Penawaran kerja yang terlalu baik dan menawarkan gaji tinggi yang nggak wajar, padahal level yang ditawarkan hanya sebagai staf biasa

Penawaran kerja yang terlalu baik misalnya dengan menawarkan gaji begitu tinggi dan posisi yang bagus patut diwaspadai. Teknik dasar dari para penipu adalah membuat si pelamar merasa senang dengan apa yang ditawarkan, apalagi penawaran itu datang dari perusahaan yang nggak jelas. Dalam hal gaji, perusahaan besar biasanya akan membayar sesuai kualifikasi yang ada pada calon tenaga kerja. Lagipula, kebanyakan masalah gaji bersifat rahasia dan jarang sekali diungkap di pengumuman lowongan kerja.

7. Lokasi interview biasanya jauh dari domisili calon korban, bahkan nggak sesuai dengan kota penempatan yang dijanjikan

Ada baiknya pelamar mengecek terlebih dahulu lokasi wawancara lewat internet atau website resmi perusahaan untuk memastikan alamatnya sesuai dengan kantor pusat atau cabang perusahaan tersebut. Seringkali penipu mengatasnamakan lokasi penempatan kerja, sehingga pelamar diwajibkan untuk datang ke kota tertentu yang jauh dari domisilinya atau bahkan nggak sesuai dengan kota penempatan yang dilamar.

8. Ujung-ujungnya, si penipu memintamu untuk mengirimkan sejumlah uang dengan dalih untuk biaya administrasi atau alasan nggak masuk akal lainnya

Ini adalah modus yang sedang marak dan nggak lagi janggal karena modus ini dapat digunakan untuk beberapa kasus penipuan. Jika saat membaca seluruh lowongan dan ending-nya kamu diminta untuk mengirimkan sejumlah uang sebagai administrasi atau uang muka apalah-apalah itu, yakin deh 100% bahwa lowongan ini adalah penipuan. Perusahaan nggak pernah membutuhkan materi untuk mencari orang-orang berbakat yang akan lebih menguntungkan perusahaannya. Yah, namanya juga penipuan, ujung-ujungnya ya minta uang.

Biar nggak mudah terkecoh, pahami pola penipuan yang umum semacam ini:

Pertama-tama si penipu akan mengirimkan email, sms atau telepon langsung, menyampaikan bahwa kamu adalah salah satu kandidat yang dipanggil untuk mengikuti tes.
Setelah kamu merespon, maka mereka akan melakukan aksinya. Biasanya pada hari Jumat sore, lalu menyampaikan jika tesnya dilaksanakan pada hari Senin. Hal ini dilakukan agar saat kamu melakukan kroscek ke nomor telepon atau email ke perusahaan yang aslinya, maka respon akan lebih lambat karena mereka libur.
Penipu menyampaikan alamat untuk tes, bisa juga menggunakan alamat asli tempat tes, atau sembarang alamat yang dicantumkan.
Nah, untuk ke tempat tes, penipu menyampaikan bahwa kamu harus mengirimkan sejumlah uang untuk pembelian tiket pesawat terlebih dahulu terhadap agen travel yang sudah ditunjuk dan akan dilakukan penggantian.
Nah, di sinilah penipu akan mendapatkan keuntungannya yakni memaksa kandidat untuk membeli tiket yang hanyalah fiktif belaka.

Nah, mulai sekarang kamu harus lebih berhati-hati lagi, ya!

Sumber; http://www.hipwee.com/sukses/jangan-sampai-ketipu-inilah-8-ciri-ciri-lowongan-kerja-menggiurkan-tapi-ternyata-palsu/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment