Yang Suka Bingung, Ini Lho 3 Fakta Kenapa Kentut yang Bunyi Itu Tak Bau dan Sebaliknya

shares |

loading...
loading...

Kamu kentut ya?

Nggak kok.

Bohong, terus ini bau apa?

Kentut atau buang gas memang manusiawi. Tapi sayangnya masih banyak dari kamu yang malu mengakui jika dirimu kentut. Biasanya kamu akan kentut diam-diam, dan baru akan ketahuan saat baunya sudah menyebar kemana-mana. Ada juga yang memang sengaja pergi mencari tempat sepi untuk melepaskan gas yang terperangkap diperut. Tujuannya supaya orang tak tahu kamu kentut, dan aroma tak sedapnya ini tak mengganggu kenyamanan orang lain. Kecuali kalau orang itu sudah dekat sekali denganmu, semisal saudara kandung atau ayah ibumu sendiri. Pasti kamu tak akan sungkan-sungkan lagi, malah kadang kamu menggunakannya untuk menjahili.

Sementara kadang ada dari kamu yang juga bertanya-tanya. Sebenarnya kentut itu apa sih? Apa kentut itu asalnya dari angin yang masuk ke tubuhmu, seperti orang sering bilang? Kenapa juga kentut itu ada yang berbau dan ada yang tidak? Ada yang bersuara nyaring, tapi ada pula yang tak berbunyi sama sekali? Sudah daripada bingung sendiri, lebih baik kamu simak ulusan Hipwee News & Feature kali ini!

1. Sebenarnya kentut tak berbau, hanya saja tambahan proses pencernaan membuat gas seperti Hidrogen Sulfida ikut bercampur pada kentutmu

Rasanya kamu semua sudah cukup tahu, jika kentut itu pelepasan gas di usus melalui anus. Tapi apa kamu sudah tahu asal gas ini sendiri darimana? Saat frekuensi kentutmu lebih sering, pasti orang akan segera bilang bahwa kamu masuk angin. Padahal gas yang kamu keluarkan asalnya dari percampuran antara udara dengan gas yang ada di sepanjang pencernaan, yang juga dihasilkan dari proses pencernaan itu sendiri.

Setiap harinya kamu bisa saja kentut hingga 14 kali, dengan jumlah keseluruhan gasnya mencapai 1/2 liter. Sementara untuk komposisi kentut itu sendiri biasanya terdiri dari nitrogen, hidrogen, karbon dioksida, methan, dan oksigen. Lalu fakta lainnya, bahwa 99 % dari gas-gas tadi sebenarnya pun tak ada yang berbau. Jadi apa dong yang membuatnya berbau busuk?

Di dalam perut kita ini terjadi banyak proses pencernaan, termasuk pun salah satunya proses fermentasi oleh bakteri pencernaan itu sendiri. Dimana dari proses-proses itulah yang biasanya terbentuk kandungan gas lain, seperti hidrogen sulfida, amoniak atau methanethiol. Kandungan gas itulah yang menimbulkan bau yang tak sedap. Keberadaan gas-gas itu juga bisa jadi penanda bagaimana kondisi kesehatan perutmu.

2. Sementara untuk menebak kentut itu akan berbau atau tidak, kamu sendiri sebenarnya bisa menilai dari suaranya

Seperti kata Kirana, kentut yang bersuara itu tak bau, sedangkan yang tak bersuara justru berbau tak enak. Dan begini penjelasan ilmiah dari pernyataannya Kirana. Jadi rata-rata kentut hanya berasal dari kandungan nitrogen dan karbon dioksida saja. Di mana dua gas tak berbau itu biasanya menghasilkan gelembung yang cukup besar, yang pada akhirnya menghasilkan suara cukup kencang ketika keluar dari anus. Sementara kentut yang komposisinya sudah bercampur dengan hasil fermentasi bakteri atau proses pencernaan yang lain, biasanya menghasilkan gelembung yang kecil. Otomatis nggak menghasilkan banyak suara. Meskipun baunya tak usah ditanya lagi seperti apa.

Sebelum beranjak ke fakta berikutnya, kamu juga perlu tahu jika ada beberapa bahan makanan dan makanannya sendiri yang bisa membuatmu lebih sering kentut. Makanan itu terdiri dari, kacang polong dan semua jenis kacang-kacangan, jagung, paprika, kembang kol, kubis, susu, roti, telur, bawang, bawang putih, daun bawang, gandum, ragi, kentang beserta umbi-umbian yang lain. Jadi kalau memang tak ingin terlalu sering kentut, kamu bisa sedikit mengurangi konsumsinya.

3. Ternyata yang bisa kentut nggak cuma kamu yang hidup saja, tapi orang yang sudah mati pun bisa, seram yaaaa

Kalau tadi disebutkan, bau kentut itu sebenarnya penanda jika pencernaanmu bekerja cukup baik. Tapi bagaimana kalau yang kentut orang yang sudah mati? Jangan cuma melihat sisi seramnya saja. Kamu pun harus tahu penjelasan ilmiahnya, bahwa ini terjadi karena adanya kontraksi dan perluasan otot pada anus yang di awal kematian nggak selalu menutup dengan sendirinya. Jadi kentut pada orang yang sudah meninggal biasanya ya cuma terjadi satu atau dua jam awal saja kok.

Sampai di sini, kamu sendiri sudah paham belum tentang seluk beluk kentutmu ini? Kira-kira kamu lebih sering kentut bunyi atau nggak? dan pastinya sudah tahu kan kenapa kentutmu sering bau?

Sumber; http://www.hipwee.com/feature/yang-suka-bingung-ini-lho-3-fakta-kenapa-kentut-yang-bunyi-itu-tak-bau-dan-sebaliknya/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment