Soal Pasangan Mesum di Mall yang Diarak Tanpa Celana. Kok Bisa, Ya Orang-Orang Sekejam Itu?

shares |


Kejadian menyedihkan terjadi di sebuah Mall di Surabaya. Melalui video rekaman yang disebarkan oleh netizen, terlihat sepasang muda-mudi tengah digrebek karena diduga melakukan hubungan nakal di sebuah kamar ganti. Dalam video tersebut, terlihat jelas kekesalan pengunjung mall. Yak, mereka meluapkan kekesalannya dengan cara mengarak pasangan ‘nakal’ tersebut keluar dari kamar ganti.

Nah yang bikin heboh, pasangan ini diarak tanpa sempat mengenakan celananya. Mereka berdua tak diberi kesempatan untuk memakai kembali celananya. Seolah mereka adalah pendosa yang tak akan diampuni, keduanya dipermalukan di depan umum. Apa iya harus segitunya memperlakukan mereka?

Tidakkah mereka sadar bahwa dipermalukan seperti itu bisa menimbulkan luka psikis?

Pengalaman pernah jatuh dari sepeda saat masih kecil dulu saja pasti menimbulkan bekas di ingatan kita. Bagi sebagian orang, jatuh bisa menimbulkan trauma yang mendalam. Hasilnya, kehidupan mereka bisa terganggu karena trauma tersebut.

Nah hal yang sama bisa saja terjadi pada kedua pasangan tersebut. Dipermalukan dengan diarak tanpa celana seperti itu jelas jadi pengalaman yang tak terlupakan. Kenangannya menggoreskan bekas di alam bawah sadar dan berpotensi menimbulkan trauma. Kalau misal karena trauma ini kejiwaan mereka jadi terguncang, apa iya yang mengarak tadi mau tanggung jawab?

Perkara masa depan mereka juga harusnya lebih diperhatikan. Mereka masih muda, dipermalukan seperti itu jelas mempengaruhi lingkungan sosialnya

Berapa sih usia pasangan muda-mudi tersebut? Paling-paling usia mereka masih belum mencapai 27 tahun. Artinya masa depan mereka masih panjang. Mempermalukan dengan cara mengarak tanpa celana seperti itu jelas akan mengganggu kehidupan sosial mereka nantinya.

Iya, mereka berdua memang salah karena melakukan hubungan ‘nakal’ di tempat umum. Namun bukan berarti hukumannya harus segitunya juga. Dengan aksi main hakim sendiri seperti itu, apalagi direkam dan videonya disebar, bisa jadi mereka akan dikucilkan di lingkungan sosialnya. Masa depan? Rusak sudah…

Selain itu, lokasinya ini di mall loh. Kalau dilihat anak kecil bagaimana?

Seperti yang diungkapkan di atas tadi, mengarak mereka mungkin akan menimbulkan efek jera. Tapi caranya yang tidak mengizinkan muda-mudi tersebut mengenakan celana bukanlah pilihan yang tepat. Perhatikan lingkungan di mana kejadian ini berlangsung. Mall — tempat yang sangat mungkin terdapat anak-anak di sana.

Memberi pelajaran pada para pelaku tanpa mengindahkan kepentingan orang lain jelas bukanlah pilihan tepat. Kalau anak-anak tersebut melihatnya dan bertanya yang macam-macam, gimana coba mau jelasinnya? Ingat, ini anak kecil loh. Kalau tindakan main hakim sendiri ini dicontoh anak-anak, di masa depan hukum tak akan diindahkan! Mereka akan menganggap bahwa main hakim sendiri itu boleh dan bahkan mungkin dianggap sebagai pilihan yang lebih tepat.

Main hakim sendiri juga bukanlah sebuah solusi. Tak ada jaminan muda-mudi ini akan berhenti setelah diarak begitu

Bicara soal main hakim sendiri jelas jadi sebuah dilema. Kasus di sebuah mall di daerah Surabaya ini contohnya. Iya main hakim sendiri dengan mengaraknya akan menimbulkan efek jera. Tapi setidaknya biarkan mereka mengenakan pakaian secara lengkap dulu. Alih-alih membuat jera, mengarak tanpa celana bisa jadi justru akan membuat mereka emosi dan dendam.

Maklum, anak muda. Ingat, darah muda tak bisa dilawan dengan kekerasan. Gejolak mudanya bisa jadi malah membuat mereka makin tertantang. Tobat? Bisa jadi malah akan diulangi di tempat lain lagi…

Harusnya masalah ini diserahkan saja kepada pihak kepolisian, tanpa perlu main hakim sendiri. Atau paling tidak bawa mereka ke kantor security mall dan biarkan pihak security yang menangani. Apapun itu, mempermalukan mereka dengan mengarak tanpa memperbolehkan mereka mengenakan celana terlebih dahulu jelas adalah pilihan yang tak bisa dibenarkan!

Sumber; http://www.hipwee.com/hiburan/cowok/sedih-rasanya-lihat-pelaku-mesum-yang-diarak-tanpa-celana-di-surabaya-masyarakat-terlalu-kejam/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment