Bukan Cuma Mertua, Calon Ipar Juga Perlu Kamu Akrabin Juga. Lakukan 10 Cara Pendekatannya

shares |

loading...
loading...

Seperti kata kebanyakan orang, menikah nggak cukup hanya memenangkan dua orang tapi juga dua keluarga besar. Bukan hanya calon mertua yang harus kamu taklukan hatinya, tapi juga calon saudara ipar. Nantinya, mereka akan menjadi saudaramu juga.

Apalagi, saat kamu memutuskan untuk serius melakukan penjajakan dengan calon imammu nih, berarti kamu juga harus siap masuk ke dalam kehidupan keluarganya. Selain martabak manis yang selalu jadi buah tangan saat berkunjung ke rumahnya, berikut adalah beberapa cara agar hubungan dengan calon ipar lebih akrab dan makin kompak. Cekidot!

1. Tunjukan bahwa kamu adalah orang yang ramah dan nggak kaku pada calon ipar. Jangan sungkan mengajaknya mengobrol duluan

Kamu harus berani memulai obrolan dengan calon ipar. Ajaklah terlebih dahulu dia untuk berbincang-bincang, jangan menunggu diajak ngobrol. Coba ambil tema obrolan apa saja, mulai dari yang paling umum hingga kamu menemukan celah untuk membahas hal yang lebih detail. Misalnya, tentang sekolah, pekerjaan, atau statusnya sekarang ini kemudian mengerucut ke aktivitas lainnya. Jangan ragu meminta kontaknya untuk saling bertukar pesan atau menelepon. Berbasa-basi untuk menanyakan kabar nggak ada salahnya, ‘kan?

2. Coba cari tahu tentang pola asuh keluarganya lewat pasanganmu, agar lebih mudah menelateni calon iparmu

Cara mendidik orang tuamu dan orang tua pasanganmu belum tentu sama. Konsekuensinya, karakter calon ipar dan kebiasaan mereka pun belum tentu sama. Misalnya, kamu lebih leluasa untuk pulang di atas jam 7 malam. Sedangkan keluarga pasangan sudah terbiasa untuk berkumpul di rumah sebelum maghrib. Nah, hal ini menjadi acuanmu saat kamu akan mengajak calon ipar pergi hang-out. Pilih waktu yang tepat dan usahakan nggak berlama-lama mengajaknya untuk keluyuran kalau nggak mau dikomplain.

3. Cari tahu hobi dan kesukaannya, ini adalah cara yang ampuh untuk mendekati calon iparmu

Coba tanyakan pada pasanganmu, apa sih hobi atau kesukaan calon iparmu? Misalnya, calon iparmu suka banget makan, maka nggak ada salahnya kamu main ke rumahnya dengan membawa makanan sederhana yang enak. Kalau kamu sudah tahu dan memahami hal-hal yang bikin mereka senang, maka akan lebih mudah untuk ‘mencair’ dengan mereka. Begitu juga dengan mengenali hal-hal yang nggak mereka senangi, tentu akan membantumu terhindar dari ‘gesekan’ dengannya.

4. Bertindaklah sesuai peranmu. Jika kamu ingin dihargai, maka hargailah mereka juga

Jika calon iparmu lebih tua, bersikaplah sopan dan tunjukkan bahwa kamu menghormatinya. Menghormati satu sama lain bisa membantu memperbaiki hubungan. Sebaliknya, kalau dia lebih muda darimu, posisikan dirimu sebagai teman yang menyenangkan, bukan orang tua yang selalu menyuruh ini-itu. Yang pasti, lakukan hal ini dengan sepenuh hati dan tanpa kepura-puraan.

5. Nah, kalau kamu sudah tahu apa kesukaannya dan bagaimana budaya dalam keluarganya, ajaklah dia jalan berdua

Sesekali ajaklah calon iparmu hang-out untuk menghilangkan kejenuhan setelah beraktivitas. Nggak perlu menunggu momen yang pas, jika ada waktu luang maka segera buat jadwal ke mana kamu akan mengajak calon ipar berjalan-jalan. Nggak ada salahnya juga untuk menghabiskan quality time berdua. Habiskan waktu bersama dengan melakukan hal yang kalian sama-sama sukai seperti berbelanja, ke salon atau berolahraga bersama.

6. Anggaplah calon ipar seperti saudara kandungmu sendiri. Bersikaplah hangat dan ramah saat bersama mereka dan jangan sok akrab

Tunjukkan niat baik kalau kamu sebentar lagi akan menjadi anggota keluarganya dan ingin dekat dengannya. Tapi, nggak usah berlebihan juga dengan bersikap berlebihan di depannya. Sikapmu yang terlalu ramah mungkin bisa membuat mereka jadi ilfil dan terkesan dibuat-buat. Perlakukan dia sewajarnya kamu seperti kamu memperlakukan saudaramu sendiri. Memikat hati calon ipar juga termasuk silaturahmi karena dapat menyambung persaudaraan.

7. Selalu menyediakan diri adalah kunci untuk memikat hati siapapun, termasuk juga calon iparmu

Layaknya saudara kandung, jika kamu mendapati calon ipar sedang mengalami kesulitan, nggak ada salahnya menawarkan bantuan kepadanya. Mungkin saja ada calon ipar yang berusaha akrab dan menganggapmu seperti sahabatnya. Jika mereka membutuhkanmu untuk curhat atau meminta untuk ditemani jalan-jalan, kenapa nggak? Cara ini bisa membuatmu lebih akrab dan siapa tahu kamu juga jadi tahu lebih banyak tentang pasanganmu dari calon ipar, ‘kan?

8. Sebaliknya, mintalah pendapat calon ipar saat kamu membutuhkan bantuan. Mereka akan merasa dihargai juga karenanya

Calon ipar, terutama yang lebih tua darimu, akan merasa dihargai jika kamu mau meminta bantuan atau pendapatnya. Katakan bahwa kamu ingin belajar jadi istri yang baik untuk saudaranya. Dengarkan semua perkataannya, ambil yang baik dan buang yang nggak baik. Jangan sekali-kali menentang pendapatnya. Ingat, saat ini kamu baru melakukan pendekatan.

9. Jangan sekali-kali menjelek-jelekkan pasanganmu di depan calon iparmu, itu namanya kamu bunuh diri

Aturan ini wajib hukumnya. Sesayang-sayangnya kamu kepada pasanganmu, pasti ada saja hal-hal dari dia yang bikin kamu kurang sreg. Jangan pernah mengutarakan hal tersebut kepada calon iparmu karena hal itu hanya akan menyakiti hati mereka. Selain itu, tindakanmu ini bisa jadi dianggap sebagai sikap yang kurang hormat pada pasanganmu. Mengingat dia adalah saudara kandungnya. Nggak lucu ‘kan, kalau kamu jadi nggak dapat restu gara-gara terlalu cablak?

10. Nah, kalau calon iparmu yang nggak suka denganmu, kamu harus gimana dong?

Tarik napas dalam-dalam dan kontrol emosimu. Semua orang tahu kalau hal ini bikin nggak nyaman. Tapi kalau kamu langsung merespon ocehan calon ipar, bisa jadi kemarahanmu akan meledak-ledak dan hilang kontrol. Tunggu beberapa jam, atau beberapa hari sampai kamu tenang dan bisa berpikir jernih bagaimana caranya untuk meng-handle situasi tersebut. Diskusikan dengan pasanganmu juga agar masalah ini nggak berlarut-larut, ya!

Yang terpenting dari memikat hati calon ipar adalah ketulusan hati. Lakukan setulusnya dengan niat baik dan alasan persaudaraan, nggak lebih. Hal-hal yang dilakukan dengan niat baik pasti akan mendatangkan hasil yang memuaskan pula. Kamu bisa mulai mempraktikkannya mulai dari sekarang agar bisa makin dekat dengan keluarga besar calon imammu kelak, ya!

Sumber; http://www.hipwee.com/tips/10-trik-agar-cepat-akrab-dengan-calon-ipar-niscaya-hubunganmu-dan-pasangan-semakin-lancar/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment