Biar Cowokmu yang Sibuk Mendadak Rindu dan Lebih Perhatian, 6 Siasat Ini Perlu Kamu Praktikkan

shares |

loading...
loading...

Sulit memang jadi seorang cewek yang punya cowok sibuknya tak ketulungan. Buatmu kadang mempertanyakan perasaannya, dia benar sayang denganmu atau tidak. Kadang juga dalam kepalamu ada pikiran, “Ya udahlah putus saja, daripada pacaran tapi rasanya kayak nggak punya pacar,”. Nggak ada yang salah sih dengan pikiran-pikiran seperti itu, namanya cewek pasti ingin sekali dapat perhatian lebih dari cowoknya. Tapi bukankah cowokmu ini aslinya perhatian? Hanya saja kesibukan lebih sering menyita perhatiannya. Posisi ini yang jadi tempatmu menguji pengertianmu sebagai pasangan.

Selain itu, pengertianmu pun sebenarnya bisa jadi media untuk menarik perhatiannya kembali bahkan buat dia rindu denganmu. Pastinya bukan dengan ngambek atau marah-marah lho ya. Tapi sesederhana dengan melakukan beberapa siasat yang Hipwee Hubungan uraikan di artikel kali ini.

1. Saat kabar darinya tak juga datang, kamu jangan memberondongnya dengan telepon berkali-kali atau pertanyaan segudang

Sayang, maaf ya baru sempat ngabarin, aku baru balik dari kantor. Tadi seharian dikejar deadline.

Iya nggak apa-apa, aku punya foto senja bagus nih. Tadi pasti kamu nggak sempat lihatkan. Hehehe….

Kalimat “nggak apa-apa” kamu bukan kode kamu sedang ngambek atau marah. Tapi memang murni menjelaskan kalau suasana hatimu baik-baik saja. Lalu daripada memberondongnya dengan pertanyaan atau komplain ini itu, kamu memilih mencari topik obrolan lain.

Bisa dari hal yang random, seperti membicarakan senja, kepadatan lalu lintas, pokoknya apapun yang kamu temui di jalan. Bisa juga sesederhana menanyakan kabar pekerjaannya, bagaimana deadline hari ini, bagaimana juga klien-klien yang dihadapinya, atau melemparkan sebuah candaan tanpa perlu memikirkan lucu tidaknya. Setidaknya buat dia yakin, kalau kamu memang baik-baik saja. Biarpun kabar darinya seharian tak datang.

2. Kamu ikut menyibukkan diri, sampai dia merasakan hal yang dirasakan olehmu selama ini

Halo…. Sedang apa, Yang? Tumben nggak ada kabar?

Eh iya, aku dari tadi lupa mau chat kamu. Aku dari tadi lagi repot motret Yang, di acara Gudang Sarinah.

Oh, acara bazar yang Senin kemarin kamu ceritain ke aku itu ya. Aku lupa kalau acaranya hari ini.

Karena punya pacar yang sibuk itu juga ada untungnya ke kamu, salah satunya membuatmu bisa bebas melakukan kegiatan lain selain pekerjaan utamamu. Dan kesibukanmu ini yang diam-diam bisa membuatnya rindu bahkan merasakan hal sama. Bagaimana tak rindu, kalau situasinya berbalik. Saat dia sedang ada waktu luang, kamu justru yang sibuk dengan jadwal kegiatan tambahan lain. Sementara beberapa waktu sebelumnya kalian sendiri benar-benar tak punya waktu bersama.

3. Alih-alih marah saat dia membatalkan janji, kamu justru memastikan ke dirinya kalau semua tetap aman terkendali

Tetap santai walaupun dia membatalkan janji via www.pexels.com

Sayang, besok siang aku harus jadi moderator acara diskusi gitu gantiin temanku. Kalau kamu pergi kondangannya sendiri gimana? Maaf ya….

Oh, iya santai. Acaranya diskusinya di mana, Yang? Biar abis kondangan aku mampir ke sana aja.

Iya mampir aja, itu lho di tempat kelas menulis bulan kemarin.

Mungkin rasa kecewa ada. Tapi, alih-alih meluapkannya dengan ngambek atau marah, kamu justru berusaha untuk meredamnya. Toh dalam hidup ini banyak hal lain yang kadang berjalan tak sesuai rencana, yang kebanyakan justru memberi kebaikan. Jadi kamu akhirnya meyakinkan dia, jika dirimu bisa menerima keputusannya dan segala sesuatunya tetap aman terkendali termasuk suasana hatimu ini.

4. Cukuplah meminta bantuannya sesekali, supaya dia punya kesadaran sebagai pasangan yang harusnya saling melengkapi

Bukan sok mandiri, tapi meminimalkan permintaan bantuan ke dirinya ini juga sebagai sikap jika kamu sadar diri alias mengerti dengan kesibukannya. Kamu meminta bantuan saat memang kepepet, atau tahu dia sedang tak terlalu sibuk. Kadang sekalipun repot dan kesulitan, kamu menunggu sampai dia menawarkan bantuan atas inisiatifnya sendiri. Sebab kamu pun ingin dia punya kesadaran sebagai pasangan yang sudah seharusnya memang untuk saling melengkapi.

5. Saat rindu, ajak saja dia berjumpa tapi tak perlu sampai merengek- rengek kepadanya

Sayang, minggu ada acara nggak? Nonton yuk, aku belum nonton Baracas nih.

Eh, ngapain Hari Minggu, Sabtu aja Yuk.

Karena rindu tak akan selesai dengan merengek-rengek. Justru cara terbaik, ya sesederhana langsung mengajaknya bertemu. Toh cowokmu ini tak selalu sibuk dengan dunianya saja. Kalaupun saat kemungkinan terburuknya terjadi, saat kamu mengajaknya bertemu tapi dia sibuk, ‘kan kalian bisa jadwalkan pertemuan selanjutnya. Atau kalau memang dia harus menyelesaikan pekerjaan, kamu bisa menawarkan diri untuk menemaninya menyelesaikan tugasnya. Intinya kamu memang harus lebih fleksibel menghadapi kesibukan cowokmu ini.

6. Kamu tetap memperhatikan dia dengan wajar, buat dirimu benar-benar pengertian dan sabar

Jangan ada pengertian yang dibuat-buat, seperti bilang tak apa-apa tapi ternyata justru kamu menggerutu di belakang. Atau kamu sengaja tak memberi kabar, karena memang ingin membalas sikapnya. Tapi di posisi seperti ini kamu harusnya tetap menjadi pasangan yang sebaik-baiknya. Tetap perhatikan dia dengan sewajarnya. Tetap menerima dia dengan segala kekurangannya, termasuk kurangnya waktu untukmu.

Setidaknya selama kesibukan cowokmu ini positif, kamu sebagai pasangan harusnya bisa mendukungnya. Beri dia ruang untuk mengembangkan dirinya. Toh dengan begitu, kamu pun punya ruang sendiri yang bisa diisi oleh banyak hal lain. Jadi ya memang harusnya selow saja menghadapi dia yang sibuknya kebangetan. Sabar pangkal cantik lho…. 🙂

Sumber;http://www.hipwee.com/hubungan/biar-cowok-cuek-bisa-kangen-sama-kamu/
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment