Saat Anak Muda Lain Galau Soal Jodoh, Cewek Ini Rela Ngorbanin Waktu dan Tenaga Demi Hewan Terlantar Read more at http://www.hipwee.com/motivasi/baikitunyata-tentang-indira-diandra-wanita-cantik-yang-merawat-hewan-terlantar-dengan-segenap-hati/#OrHxfMDktgc9J8Fb.99

shares |

loading...
loading...

Ketika sudah memasuki usia yang dewasa dan matang, ada dua opsi yang seringkali dipilih oleh cewek. Menambah intensitas untuk bersolek di depan meja rias demi penampilan yang paripurna, satu. Dua, makin fokus dengan hal yang memberi arti bagi hidup dan sekitarannya yang banyak bentuk pewujudannya.

Seorang wanita yang masih muda dan cantik, Indira Diandra, lebih memilih untuk menghabiskan sebagian besar waktunya dengan opsi kedua. Merawat hewan terlantar dan menjadikannya sehat kembali adalah hal yang sedang digeluti olehnya hingga saat ini. Semoga kamu terinspirasi dengan hal baik yang disebarluaskan oleh kak Indira, dan nggak melulu dibuat terbelenggu untuk sekadar tampil cantik dengan make-up, ya.

Mengunjungi animal shelter nggak hanya memberikan secuil bahagia, tapi kesenangan yang luar biasa

Bagi sebagian wanita, kebahagiaan yang mendekati sempurna adalah bisa menjajakan uang tiap bulan untuk beli make-up, tas, baju, atau pun sepatu. Cukup berbeda, wanita muda yang akrab dengan panggilan Indi ini merasakan kebahagiaan yang teramat sangat saat bisa berkumpul dengan kucing-kucing yang sedang berada di animal shelter.

Posting-an pertama di Instagram @indiradiandra-nya, cukup menjawab tentang ada yang membuat dia bahagia. Nggak hanya secuil, bisa jadi lebih dari luar biasa.

Berdandan memang naluri wanita. Tapi, tak ada salahnya mengasah ketelatenan untuk merawat kucing untuk mengisi hari

Bersolek memang sulit dijauhkan dari naluri bawaan wanita sejak dulu dari sananya. Supaya polesan bedak bisa bagus, dibutuhkan ketelatenan dan banyak latihan memang.

Tapi, apa salahnya mengasah ketelatenan di hal lain yang nggak kalah menyenangkan? Memberi susu dengan dot buat kucing kecil bisa memberikan hiburan tersendiri bagi Indira. Karena perkara dandan, bisa kapan-kapan, nggak setiap saat. Duh, pasti dibikin gemas saat ngasih minum ke kucing imut ini. Hehehehe.

Meski tanpa makanan kucing kalengan mahal, dengan makanan seadanya bisa membantunya bertahan hidup, seperti kita.

Jika ada sisa makanan yang bisa diberikan kepada kucing kampung yang terlantar, kak Indira nggak segan buat menyiapkan. Untuk disantap oleh mereka. Walau tidak berupa makanan kucing kalengan yang mahal, paling dengan mereka lahap memakan ceker ayam ini bisa membuat perut mereka tak kosong selama beberapa hari.

Sedih memang jika mereka dituduh ‘maling’ makanan. Mereka hanya ingin mengisi perut yang sudah lama tak terisi, itu saja

Mendapati kucing yang gesit saat mengambil ikan goreng di atas meja makan tanpa tudung saji, sering membuat orang-orang jengkel. Nggak jarang mereka diteriaki sebagai ‘maling’ makanannya manusia. Kak Indira mengajak kita untuk tidak perhitungan mengenai hal itu. Anggap saja saat makanan jatah kita disantap oleh mereka, kita sedang berbagi dengan sesama makhluk hidup

🙂

Kalau saja orang nggak enggan untuk merawat, kucing-kucing ini akan makin manis dan lucu. Apalagi saat gendut

Tentang banyaknya kucing dan hewan peliharaan yang terlantar, kadang membuat hati kak Indira cukup teriris. Seandainya kita mau merawat mereka dengan baik, memandikan secara rutin supaya tidak belekan dan kutuan, memberi makan dengan teratur, kucing kampung biasa pun akan berubah menjadi super menggemaskan dan manis. Apalagi saat badan mereka makin berisi dan gendut, bawaannya ingin mengelus bulunya terus.

Atau mau merawatnya hingga sembuh…

Saat kucing ini terlihat kurus dan sedang sakit, paling tidak kita coba rawat sampai dia pulih kembali.

Definisi berbagi tak melulu dengan sesama manusia. Kucing dan anjing pun berhak untuk diselamatkan dari kelaparan dan disayang

Memang benar kalau manusia itu nggak layak untuk disiakan. Terlebih lagi saat ada orang terdekatmu yang disakiti oleh gebetan, pikiran itu yang akan terbesit pertama kali. Menurutmu, apakah kucing dan anjing juga tak layak untuk mendapatkan sebagian dari kasih sayang kita? Atau, saat dia sedang butuh perlindungan dari gangguan hewan dan batu-batu lemparan anak-anak usil, inilah saatnya kita beri mereka kenyamanan.

Berbagi kebahagiaan nggak melulu dengan sesama manusia. Hewan peliharaan juga layak mendapatkan curahan perhatian dari kalian. Kak Indira juga mengajak khalayak untuk memilih mengadopsi daripada membeli hewan peliharaan di campaign internasional #AdoptDontShop-nya.

Melihat kucing dan anjing mengobrak-abrik sampah rumah tangga memang bikin jengkel. Jika nggak mau itu terjadi terus-menerus, kenapa kita tidak memulai untuk mensterilisasi lingkungan sekitaran kita? Tidak hanya untuk hewan peliharaan pribadi saja ya. Supaya populasi hewan terlantar jadi berkurang, kamu pun nggak mengeluh lagi. Karena lingkungan ini tak hanya diciptakan untuk manusia semata.

Malas? Konsekuensi di atas yang akan kamu rasa tiap hari.
Lakukan kebaikan, walaupun hanya dengan satu langkah dan gerakan kecil. Hal ini diharapkan supaya kebaikan ini akan menyebar di kemudian hari. Jadi, akan lebih baik bukan aku saja yang tergerak, tapi kita semua ya.

–Indira Diandra
Semoga dari kebaikan yang dilakukan Kak Indira di atas, adalah salah satu bukti konkret kalau #BaikItuNyata. Untukmu yang ingin menjadi bagian dari kebaikan ini, nggak perlu sungkan dan ragu untuk mendonasikan sebagian rejekimu untuk kucing dan anjing terlantar yang sebenarnya sungguh menggemaskan.

Untukmu yang sedang menunaikan hal #BaikItuNyata lainnya, sebarkan kebahagiaan dan pengalamanmu bersama Minute Maid. Supaya nggak hanya kamu yang senang, orang lain bahkan makhluk hidup lain juga bisa merasakannya!

🙂

Banyak hal baik yang bisa kita contek dari inisiatif Kak Indira yang inspiratif. Semoga kita nggak terfokus dengan dandan dan belanja saja ya, wahai wanita muda. Tetap semangat!

Sumber; http://www.hipwee.com/motivasi/baikitunyata-tentang-indira-diandra-wanita-cantik-yang-merawat-hewan-terlantar-dengan-segenap-hati/#DA3seq0eLLBHVrrY.97
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment